Selasa, 13 September 2011

Pesan NonVerbal dalam Komunikasi


PENDAHULUAN

Komunikasi nonverbal adalah proses komunikasi dimana pesan disampaikan tidak menggunakan kata-kata. Contoh komunikasi nonverbal ialah menggunakan gerak isyarat, bahasa tubuh, ekspresi wajah dan kontak mata, penggunaan objek seperti pakaian, potongan rambut, dan sebagainya, simbol-simbol, serta cara berbicara seperti intonasi, penekanan, kualitas suara, gayaemosi, dan gaya berbicara.
Para ahli di bidang komunikasi nonverbal biasanya menggunakan definisi "tidak menggunakan kata" dengan ketat, dan tidak menyamakan komunikasi non-verbal dengan komunikasi nonlisan. Contohnya, bahasa isyarat dan tulisan tidak dianggap sebagai komunikasi nonverbal karena menggunakan kata, sedangkan intonasi dan gaya berbicara tergolong sebagai komunikasi nonverbal. Komunikasi nonverbal juga berbeda dengan komunikasi bawah sadar, yang dapat berupa komunikasi verbal ataupun nonverbal.

Non Verbal Communication
Merupakan Transmisi pesan tanpa menggunakan kata2
contoh:dengan menggunakan isyarat gerakan tangan,mata dll.
Didalam suatu organisasi Nonverbal Communication kebanyakan bersumber dari bagaimana orang berpakaian,cara mereka menggunakan waktu dan kebiasaan dimana mereka menggunakan ruang.


Gaya Berpakaian : Komunikasi dengan apa yang terlihat.
Cara berpakaian adalah penting sebagai kendaraan dalam berkomunikasi,seseorang yang cakap dalam bekerja/profesional mengkomunikasikan hal yang pasti mengenai dirinya melalui cara berpakaian mereka. Time : The Waiting Game
Hal penting lain dalam berkomunikasi Nonverbal yaitu Penggunaan waktu, seseorang dengan status posisi yang tinggi dibanyak organisasi mengkomunikasikan suatu ide dimana waktu mereka lebih berharga daripada yang lain, biasanya semakin lama kita menunggu seseorang semakin tinggi posisi status orang tersebut dalam perusahaan. Penggunaan Ruang 
Penggunaan ruang merupakan hal penting,dalam sebuah organisasi posisi status yang tinggi memiliki meja kantor dan ruangan kantor yang lebih luas daripada status posisi yang rendah.

 BAB II
PEMBAHASAN

Nikita Krushchev pernah berpidato di hadapan Kongres Amierika. Setelah usai, orang bertepuk tangan. Dan Krushchev pun bertepuk tangan juga seperti pendengarnya. Penonton televisi yang menyaksikan kejadian itu memandang Kruschev sombong dan takabur. Orang Rusia justru bertepuk tangan untuk menghargai penghargaan pendegarnya.
Orang menungkapkan pernghormatan kepada orang lain dengan cara yang bermacam- macam. Orang Arab menghormati orang asing dengan memeluknya. Orang- Orang Polinesia menyelami orang lain dengan saling memeluk dan mengusap punggung. Seorang Ainu di Jepang, bila berjumpa dengan saudraranya  memegang tangannya , kemudian dengan cepat melepaskan genggamannya dan memegang kedua telinga saudaranya. Setelah itu, masing- masing saling mengusap wajah dan bahu. Orang Jawa menyelami orang yang dihormatinya dengan “ sungkem “. Orang Jawa duduk bersila menyambut kedatangan orang yang mulia ; orang Belanda malah berdiri tegak.
Tepuk tangan, pelukan , usapan, duduk, dan berdiri tegakadalah pesan nonverbal yang menerjemahkan gagasan, keinginan, atau maksud yang terkandung dalam hati kita. Pada bagian ini kita akan mengulas bagaimana orang menggunakan pesan Nonverbal dalam komunikasi. Kita akan mengulas fungsi  pesan nonverbal, klasifikasi pesan nonverbal, dan perincian jenins- jenis pesan nonverbal.
Fungsi Pesan Nonverbal.
Betapapun kekurangannya – seperti disindir Korzybski dan kawan- kawan – bahasa telah sanggup menyampaikan informasi kepada oranglain. Dalam hubungannya dengan bahasa, Mengapa pesan nonverbal masih di pergunakan? Apa Fungsi pesan Nonverbal ?
Mark L. Knapp menyebut lima ?
1.      Repetisi
Mengulang kembali gagasan yang sudah disajikan secara verbal.
Contoh : setelah saya menyatakan penolakan kepada suatu hal, saya melengkapinya dengan beberpakali gelengan kepala untuk meyakinkan.

2.      Subtitusi
Menggantikan lambang- lambang verbal
Contoh : Tanpa sepatah katapun anada berkata, anda bisa menyetujui suatu hal dengan hanya menggelengkan kepala.

3.      Kontradiksi
Menolak pesan verbal, atau memberikan makna lain terhadap pesan verbal.
Contoh: Anda memuji prestasi teman anda dengan cara mencibirkan bibir anda.


4.      Komplenen
Melengkapi dan memperkaya makna pesan nonverbal
Contoh:  Air muka anda yang bercucuran menunjukkan tingkat penderitaan yang tidak bisa diungkapakan dengan kata- kata.

5.      Aksentuasi
Menegaskan pesan verbal atau menggaris bawahinya.
Contoh: Anda mengungkapakan kekesalan anada dengan menghantam meja.
Knapp membahas fungsi pesan nonverbal dalam hubungannya dengan pesan nonverbal. Yang lebih penting kita ketahui adalah tinjauan psikologis terhadap peranan pesan nonverbal dlam perilaku komunikasi. Menagapa kita harus memperhatikannya? Sejauh mana pesan nonverbal melancarkan atau menghambat efektivitas komunikasi?
Dale G. Leathers penulis Nonverbal Comunnication Syistem, menyebutkan enam alasan mengapa pesan Nonverbal sangat penting.
1.      Faktor faktor nonverbal sangat menentukan makna dalam komunikasi Interpesonal.
Ketika kita mengobrol atau berkomunikasi tatap muka, kita banyak menyampaikan gagasan dan pikiran kita lewat pesan- pesan nonverbal. Pada gilirannya orang lain pun lebih banyak membaca pikiran kita lewat petunjuk- petunjuk nonverbal.

2.      Perasaan dan emosi lebih cermat disampaikan lewat pesan nonverbal ketimbang verbal.
Anda boleh menulis surat kepada pacar anda melalui kata- kata dan mengungkapkan gelora kerinduan anda. Anda akan tertegun, anda tidak menemukan kata- kata yang tepat untuk menyatakan sesuatu yang begitu mudah diungkapkan melalui pesan nonverbal. 

3.      Pesan nonverbal menyampaikan makna dan maksud yang relatif bebas dari penipuan.
Pesan nonverbal jarang dapat diatur oleh komunikator secara sadar. Sejak zaman prasejarah, wanita selalu mengatakan “ tidak “ dengan lambang verbal, tetapi pria jarang tertipu. Mereka tahu ketika “ tidak “ diucapkan, seluruh anggota tubuhnya mengatakan “ya “.

4.      Pesan nonverbal mempunyai fungsi metakomunikatif yang sanagat diperlukan untuk menggapai komunikasi yang berkualitas tinggi.
Fungsi Komunukatif artinya memberikan informasi tambahan yang memperjelas maksud dan makna pesan.

5.      Pesan nonverbal merupakan cara komunikasi yang lebih efesien dibandingkan pesan verbal.
Dari segi waktu, pesan verbal sangat tidak efesien. Dalam paparan verbal selalu terdapat
a.       Redundansi ( lebih banyak lambang dari yang diperlukan )
b.      Repetisi
c.       Ambiguity ( kata- kata yang berarti ganda )
d.      Abstraksi 

6.      Merupakan sarana sugesti yang paling tepat.
Ada situasi komunikasi yang menuntut kita untuk mengungkapkan gagasan atau emosi secara tidak langsung. Sugesti ini dimaksudkan menyarankan sesuatu kepada orang lain secara tersirat.

Klasifikasi Pesan Nonverbal.
Duncan menyebut ada Enam Jenis pesan Nonverbal:
1.      Kinesik atau gerak tubuh
Yang menggunakan gerakan tubuh yang berarti , terdiri dari :
a.       Pesan Fasial
:  menggunakan air muka untuk menyampaikan sesuatu.
 Seperti Rasa terkejut, bahagia , sedih dan lain- lain

b.      Pesan Gestural
: Menunjukkan gerakab sebagian anggota badan seperti air mata dan tangan untuk mengkomunikasikan berbagai makna.
Seperti Menyetujui, mempertentangkan, dan sejenisnya

c.       Pesan Postural
: Berkenaan dengan keseluruhan anggota badan.
Seperti Postur ABRI dengan seragamnya berbeda dengan postur murid didepan gurunya.

Mehrabian menyebutkan tiga makna yang dapat disampaikan oleh postur :
ü  Immediacy
: ungkapan kesukaan atau ketidaksukaan terhadap individu yang lain. Postur yang condong ke arah yang diajak bicara menunjukkan kesukaan dan penilaian positif.

ü  Power
: mengungkapkan status yang tinggi pada diri komunikator

ü  Responsiveness
: respon diri.


2.      Paralinguistik atau suara
: pesan nonverbal yang berhubungan dengan cara mengucapkan pesan verbal.
Satu pesan verbal yang sama dapat menyampaikan arti yang berbeda bila di ucapkan dengan cara yang berbeda.

Terdiri dari :
·   nada, menunjukkan jumlah getaran atau gelombang yang dihasilkan sumber bunyi. Makin banyak jumlah getaran, maka makin tinggi nada.

·   kualitas suara, menunjukkan “ penuh “ atau “ tipisnya” suara. Bandingkanlah antara suara violin dan viola.

·   Volume,  menunjukkan tinggi rendahnya suara. Bila kita marah atau menegaskan sesuatu , kita cendrung menaikkan volume suara kita. Misalanya juga dalam suasana romantic, pecinta jarang bercakap- cakap dengan suara yang keras.

·   kecepatan, dan
·   ritme.
Pesan Paralinguistik adalah alat yang paling cermat untuk menyampaikan perasaan kita kepada orang lain.

3.      Proksemik
: disampaikan melalui pengaturan jarak dan ruang.

4.      Olfeksi atau penciuman
5.      Sensitivitas kulit

Pesan sentuhan dan bau- bauan ( tactile and olfactory messages ) termasuk pesan nonverbal nonvisual dan nonvokal. Alat penerima sentuhan adalah kulit, yang mampu menerima dan membedakan berbagai emosi yang disampaikan orang melalui sentuhan.  Bau- bauan telah digunakan manusia untuk berkomunikasi secara sadar dan tidak sadar.

6.      Faktor artifaktual
: diungkapkan melalui melalui penampilan, tubuh pakaian dan kosmetik. Walaupun bentuk tubuh relative menetap, orang sering berprilaku dalam hubungan dengan orang lain sesuai dengan persepsinya tentang tubuhnya ( body image ).




 
PENUTUP
A.     KESIMPULAN
Fungsi Pesan Nonverbal.
1.      Repetisi
Mengulang kembali gagasan yang sudah disajikan secara verbal.
Contoh : setelah saya menyatakan penolakan kepada suatu hal, saya melengkapinya dengan beberpakali gelengan kepala untuk meyakinkan.
2.      Subtitusi
Menggantikan lambang- lambang verbal
Contoh : Tanpa sepatah katapun anada berkata, anda bisa menyetujui suatu hal dengan hanya menggelengkan kepala.
3.      Kontradiksi
Menolak pesan verbal, atau memberikan makna lain terhadap pesan verbal.
Contoh: Anda memuji prestasi teman anda dengan cara mencibirkan bibir anda.
4.      Komplenen
Melengkapi dan memperkaya makna pesan nonverbal
Contoh:  Air muka anda yang bercucuran menunjukkan tingkat penderitaan yang tidak bisa diungkapakan dengan kata- kata.
5.      Aksentuasi
Menegaskan pesan verbal atau menggaris bawahinya.
Contoh: Anda mengungkapakan kekesalan anada dengan menghantam meja. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar