Sabtu, 09 April 2011

Penentuan Subyek


a.      Penentuan Tajuk
Tajuk adalah dasar urutan yang digunakan untuk menyusun kartu-kartu dalam system katalog, yang pada umumnya merupakan kata-kata pertama dalam katalog. Ia dapat berupa nama pengarang, judul  atau subyek. Dalam katalogisasi terdapat dua macam tajuk, yaitu tajuk entri utama dan tajuk entri tambahan.
Biasanya yang menjadi tajuk entri utama adalah nama pengarang atau badan korporasi  yang bertanggung jawab atas isi intelektual atau isi artistik suatu karya. Kalau tidak ada pengarang, maka judul karya yang  menjadi tajuk  entri utama. Adapun cara  memilih tajuk dari suatu karya adalah sebagai berikut :
1.      Karya pengarang tunggal
Karya pengarang tunggal ialah karya atau kumpulan  karya yang dikarang oleh seorang   pengarang.  Tajuk untuk karya semacam ini adalah pengarang itu sendiri.
2.      Karya pengarang ganda dengan pengarang utama
Bila suatu karya dikarang oleh  dua pengarang  atau lebih dan seorang diantaranya  merupakan pengarang utama, maka  tajuk utamanya adalah pengarang utama, sedangkan pengarang kedua menjadi  tajuk tambahan.
3.      Karya oleh tiga orang
Bila suatu karya dihasilkan oleh tiga orang pengarang,  maka tajuk utamanya  adalah nama pengarag yang pertama disebut, pengarang berikutnya sebagi tajuk tambahan.
4.      Karya lebih dari tiga orang
Karya jenis ini, tajuk utamanya adalah judul, sedang tajuk tambahannya adalah nama pengarang yang pertama disebut.
5.      Karya kumpulan / editor
Karya editor atau karya kumpulan adalah karya yang disusun  oleh seorang pengarang tetapi terdiri dari bermacam tulisan, atau karya dari beberapa orang yang kemudian dikumpulkan oleh seorang editor.   Penentuan tajuknya adalah sebagi berikut :
a)      Jika di dalam karya kumpulan itu ada pengarang tidak dinyatakan, maka tajuknya adalah judul, dan entri tambahan untuk pengumpul
b)      Karya kumpulan yang pengarang-pengarangnya  lebih dari tiga orang, maka tajuknya adalah pengarang yang disebut  pertama.  dan entri tambahan untuk pengarang lainnya dan editor.
  1. Karya kumpulan yang pengarang-pengarangnya lebih dari tiga orang,  maka tajuknya adalah  judul dan entri tambahan untuk  pengarang pertama dan editor

6.      Karya campuran
Karya campuran adalah karya yang dihasilkan atas kerja sama beberapa pengarang yang masing-masaing pengarang itu mempunyai  fungsi yang berlainan. Biasanya kita temui dalam karya -karya terjemahan, saduran, karya lukisan, musik film dan lain-lain.
      Untuk menentuakan tajuk bagi karya-karya  yang demikian adalah sebagai berikut:
a)      Karya terjemahan, yang menjadi tajuknya adalah pengarang asli, sedangkan untuk penterjemah dibuatkan entri tambahan
b)      Karya  saduran, yaitu  saduran dari karya  asli dengan  perubahan atau pembuangan sehingga tidak jelas lagi bentuk aslinya, bisa terjadi dalam bahasa yang sama  atau dalam bahasa yang lain. Dalam hal demikian,  tajuknya adalah penyadur dan uraian tambahan dibuat untuk  pengarang asli
c)       Karya musisi, lukisan atau film, yaitu  hasil kerjasama antara pencipta musik dan penyanyi; pengarang dan pelukis; pengarang dan  penulis skenario,  maka tajuknya adalah  pengarang yang disebut pertama kali, dan tajuk  tambahan dibuat untuk pengarang-pengarang lainnya.
7.      Karya berhubungan, yaitu karya yang merupakan jilid  lanjutan, lampiran atau merupakan karya tambahan dari karya terdahulu, maka tajuknya adalah pengarang atau judul  sebelumnya.
8.      Karya anonim, yaitu  karya yang tidak mempunyai  nama pengarang dan atau tidak jelas nama pengarangnya, maka tajuknya adalah judul.
9.      Penerbitan berkala / berseri, yaitu terbitan yang keluar secara berturut-turut dan atau secara kronologis  serta dimaksudkan untuk terbit dalam waktu yang tidak tertentu. Yang termasuk dalam terbitan berkala adalah : majalah, bulletin, surat kabar, laporan tahunan, laporan kegitan berkala dll. maka tajuknya adalah judul untuk terbitan  yang mempyunyai  judul khusus, seperti Tempo, Kartini, Femina dll. Sedangkan terbitan berkala tanpa judul khusus, seperti Bulletin ...... , Berita ......., News Letter ......,  Jurnal ......,  dan lalinnya, maka tajuknya adalah badan  yang menerbitakannya. Contoh: “Bulletin IAIN Jakarta”, tajuknya : IAIN Jakarta.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar